Justisi.id || Kabupaten Bekasi _ Berdasarkan hasil penghitungan suara pengisian anggota BPD keterwakilan perempuan yang diselenggarakan pada tanggal 21-Mei-2926 di aula kantor Desa Karangreja, oleh sekretariat panitia, dari 2 calon keterwakilan perempuan yakni Lydia Wulandari dan Reni Handayani, berjalan lancar sesuai harapan, Kamis, (21/05/2026).
Wulandari yang meraih suara lebih unggul daripada Reni dalam kontestasi pengisian BPD, dari jumlah 45 pemilih, Wulan memperoleh 36 suara,dan Reni mendapatkan 9 suara, kini Wulandari telah sah dari hasil keputusan panitia menjadi anggota BPD Karangreja keterwakilan perempuan untuk periode tahun 2024-2034 di Desa Karangreja.
Saat ditemui awak media Justisi.id Wulan mengatakan bahwa, dirinya siap lahir dan batin untuk bekerja secara profesional dan sesuai koridor hukum yang berlaku, ia ingin membangun desanya bersama masyarakat melalui hubungan kemitraan strategis dengan pemerintahan desa.
"Saya insyaallah akan siap lahir dan batin dalam bekerja sebagai penampung aspirasi masyarakat, bekerja secara profesional dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, saya juga ingin membangun desa bersama masyarakat, supaya desa lebih baik tentunya, dan akan mengedepankan hubungan kemitraan strategis dengan pemerintahan desa" ungkapnya.
Tak hanya itu Wulan juga mendapatkan kiriman karangan bunga dari ketua fraksi partai Golkar DPRD kabupaten Bekasi, Novy Yasin, atas bentuk ucapan selamat dengan suara yang diperolehnya, dirinya sangat bangga dan berterima kasih kepada Novi Yasin.
"Saya sangat berterima kasih kepada ibu Novi Yasin yang telah mengucapkan selamat kepada saya dengan bentuk karangan bunga, semoga ini sebuah awal dari kerjasama dengan DPRD kabupaten Bekasi khususnya dari partai Golkar dan DPRD yang lainnya," pungkasnya.
Usai acara pengisian BPD yang berakhir pada pukul 09:30 WIB. dirinya bersama para simpatisan dari kantor desa Karangreja menuju rumah kediamannya, dan mengadakan syukuran atas kemenangannya, dan ditutup dengan doa bersama.
(AS Roni)

.jpg)

