BREAKING NEWS

Loading...

Kerangka Manusia Muncul Di Saluran Irigasi Cioter Warga Pedes Resah, Polisi Cari Jejak Identitas Dengan Autopsi

Redaksi Justisi.id
Kamis, November 20, 2025, November 20, 2025 WIB Last Updated 2025-11-20T15:24:05Z
'Advertisement'ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

justisi.id || Karawang, _ Keheningan pagi di Desa Jatimulya, Kecamatan Pedes, hancur ketika Atam, seorang buruh harian lepas, menemukan sesosok kerangka manusia yang terjepit di tengah gundukan eceng gondok saluran irigasi Cioter pada Kamis (20/11/2025). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB membuat warga sekitar terkejut dan penuh kekhawatiran.

“Pas saya mengais eceng gondok yang menumpuk, ada benda yang keras dan bentuknya aneh. Saya cek lebih dekat, ternyata itu tulang manusia. Langsung saya panggil warga dan lapor ke kepala desa,” 
ceritakan Atam dengan nada masih gemetar

Setelah mendapatkan laporan, Kepala Desa Jatimulya segera menghubungi Polsek Pedes. Tidak lama, tim gabungan dari Polsek Pedes, Unit Pamanta, Reskrim, dan Inafis Polres Karawang tiba di lokasi dan memasang garis polisi untuk melindungi tempat kejadian perkara (TKP) selama pemeriksaan awal.
 
Melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan, Kapolres Karawang AKBP Fiky Ardiansyah mengkonfirmasi bahwa kerangka tersebut sudah berupa tengkorak, membuat identifikasi awal tidak memungkinkan. “Kita belum bisa menentukan jenis kelamin dan identitasnya. Kerangka sudah dibawa ke RSUD untuk proses autopsi, agar tahu penyebab kematian dan estimasi waktu kematian,” jelasnya.
 
Pihak kepolisian kini sedang mendalami kasus dengan mengecek data laporan orang hilang di wilayah Karawang dan melakukan pemeriksaan forensik. Hingga saat ini, kerangka masih berada di RSUD. Polisi juga mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna mempercepat proses identifikasi.
 
Warga sekitar mengaku resah karena ini bukan penemuan pertama mayat di saluran irigasi wilayah pesisir utara Karawang. “Ini menambah misteri di sekitar sini. Semoga polisi cepat mengungkap kasus ini, agar kita bisa tenang kembali,” ujar salah seorang warga setempat.
 

(Septian)
 
Komentar

Tampilkan

Terkini