BREAKING NEWS

Loading...

SMKN 1 Rawamerta Miliki Lima Kompetensi Keahlian, 65 Persen Lulusan 2025 Terserap Kerja

Redaksi Justisi.id
Minggu, September 06, 2026, September 06, 2026 WIB Last Updated 2026-09-06T05:13:24Z
'Advertisement'ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Justisi.id || KARAWANG - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Rawamerta Kabupaten Karawang terus memperkuat perannya dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.

Sekolah yang saat ini dipimpin Kepala SMKN 1 Rawamerta, Icar Rahmat Hidayat, S.Pd., M.Pd., memiliki lima program keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Kelima jurusan tersebut yakni Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, serta Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB).

Icar Rahmat Hidayat mulai dipercaya memimpin SMKN 1 Rawamerta sejak Oktober 2025. Sebelumnya, ia sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 3 Klari selama kurang lebih tiga bulan.

Di bawah kepemimpinannya, SMKN 1 Rawamerta kini memiliki sekitar 1.100 siswa yang terbagi dalam 30 rombongan belajar/kelas. Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, sekolah diperkuat oleh 43 tenaga pendidik dan 17 tenaga kependidikan, serta didukung lima petugas keamanan dan tiga tenaga kebersihan.

Sementara itu, jumlah lulusan SMKN 1 Rawamerta pada tahun 2025 tercatat sebanyak 327 siswa.

Icar mengatakan, berdasarkan Data Tracer Study Tahun 2025, sebagian besar lulusan SMKN 1 Rawamerta memilih untuk langsung memasuki dunia kerja.

Dari data sementara tersebut, sekitar 65 persen lulusan tercatat bekerja, kemudian 15,2 persen memilih berwirausaha, sedangkan 9,6 persen melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Adapun sekitar 7,2 persen masuk dalam kategori lainnya.

"Data ini masih belum mencapai 100 persen karena proses tracer study masih terus dilakukan," ujar Icar, Jumat 4 September 2026.

Menurutnya, pemetaan lulusan melalui tracer study menjadi bagian penting bagi sekolah untuk mengetahui sejauh mana kompetensi yang diberikan selama masa pendidikan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, maupun perguruan tinggi.

Ia menambahkan, data tersebut masih akan diperbarui hingga Oktober 2026, sehingga persentase lulusan yang bekerja, berwirausaha, melanjutkan studi maupun kategori lainnya masih berpotensi mengalami perubahan.

Dengan jumlah siswa yang mencapai sekitar 1.100 orang dan lima kompetensi keahlian, SMKN 1 Rawamerta berupaya tidak hanya mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga mendorong siswa memiliki keterampilan kewirausahaan serta membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sekaligus memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.(**)


(NHT)
Komentar

Tampilkan

Terkini