Justisi.id || Kabupaten Bekasi _ Diduga akibat ketidaknetralan dalam penyaluran bantuan sosial dari Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, kepada korban rumah kebakaran milik Ibu Rasina, warga Kp. Gandu RT. 006/001 Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, jadi polemik, pasalnya bantuan BPBD diduga ditumpangi kepentingan Politik oleh salah satu calon menjelang Pilkades 2026-2034.
Bantuan dari BPBD Kabupaten Bekasi yang disalurkan kelokasi kejadian berjalan dengan baik, namun disisi lain ada yang menjadi sorotan warga, dengan tidak adanya pengawalan dari dinas, juga kendaraan yang digunakan untuk menyalurkan bantuan tersebut diduga milik salah satu kader kemenangan dari calon salah satu kepala desa dan terdapat atribut bergambar calon bersangkutan.
Saat diwawancarai oleh beberapa awak media dikediamannya, Sabtu, (08/08/2026) "H. Heri menyampaikan kekecewaannya terhadap kejdian tersebut, saya kecewa dengan dinas BPBD yang tidak mengawal saat bantuan disalurkan kepada korban, terlebih lagi ada beberapa kader pemenangn ikut menghantar hingga terkesan bntuan darinya, padahl itu bantuan dari Pemerintah Daerah, selain itu ada salah seorang BPD yang mengesahkan dalam pernyataannya, bahwa pakai mobil itu juga ga apa- apa, karena tidak ada mobil yang lain, ini menunjukkan pro aktif pada salah satu calon padhal BPD harus netral, ada juga P3K yang ikut berkostum kaos bergambar calon Kades".
"Ya memang benar temuan dilapangan seperti itu, saya merasa kecewa pada dinas BPBD yang tidak mengawal pada saat bantuan disalurkan, terlebih lagi ada beberapa orang kader pemenangan ikut mengantar ke rumah korban, selain itu ada salah seorang BPD yang mengesahkan kalau mobil yang dipakai itu sudah di Branding gambar calon kepala desa, ada juga salah seorang P3K yang berkostum kaos bergambar calon Kades" Tegasnya.
Dirinya juga mengungkapkan saat ditanya media online justisi.id kalau memang benar terbukti bahwa bantuan dari BPBD ini dipolitisir sehingga menguntungkan salah satu kandidat calon dan merugikan pada beberapa calon, selanjutnya akan dilaporkan pada pihak yang berwenang, demi tegaknya marwah Demokrasi pada kontestasi politik tingkat desa.
"Hari ini kita sedang mengklarifikasi tentang temuan dilapangan, bahwa kalau memang terbukti bantuan dari dinas BPBD ini dipolitisir oleh salah satu calon Kades, saya akan melakukan pelaporan kepada pihak yang berwenang, demi tegaknya marwah Demokrasi pada kontestasi politik ditingkat desa" Tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada respon atau keterangan dari pihak terkait, diantaranya Camat Sukatani dan Panitia Pilkades Sukamulya.
(AS Roni)

.jpg)

