Justisi.id || KARAWANG – Primaya Hospital Karawang melakukan pemasangan Protesis Robotic Bionic dari Orthocare kepada dua pasien korban kecelakaan kerja yang kehilangan tangan kanan, Selasa (24/2/2025). Tindakan ini diklaim sebagai yang pertama dilakukan di Kabupaten Karawang.
Direktur Primaya Hospital Karawang, dr. Winardi Fadilah, MMRS., AIFO-K, menjelaskan prostesis yang digunakan merupakan teknologi canggih yang dirancang mendekati fungsi tangan asli. Dengan teknologi tersebut, pasien diharapkan mampu kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri dan produktif.
“Sekarang masyarakat tidak perlu lagi pergi ke kota besar atau bahkan ke luar negeri untuk pemasangan protesis. Layanan ini sudah tersedia di Karawang,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran layanan pemasangan protesis robotik menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi penyandang disabilitas akibat kecelakaan kerja agar dapat kembali beraktivitas dan bekerja.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Cep Nandi Yunandar, menyampaikan bahwa pemasangan protesis robotik tersebut merupakan bagian dari komitmen negara melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
“Melalui kerja sama dengan rumah sakit, pekerja yang mengalami kecelakaan kerja mendapatkan perawatan secara menyeluruh hingga pulih. Ini adalah bukti kehadiran negara dalam melindungi pekerja,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri tim dokter yang menangani kedua pasien, yakni dr. Olieve Indri Leksmana, Sp.OK (Spesialis Kedokteran Okupasi), dr. Tamariska Gerdawaty, Sp.KFR, AIFO-K (Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi), dr. L. Yudhantoro, Sp.OT, AIFO-K, FICS (Spesialis Ortopedi dan Traumatologi), serta dr. Heppy Chandra Waskita, Sp.OT, Subsp.PL (K) (Spesialis Ortopedi dan Traumatologi).
Hadir pula Fidyanto Angger Waspodo selaku Business Development Director Orthocare dalam kegiatan tersebut, bersama jajaran manajemen rumah sakit dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Karawang.

.jpg)

