BREAKING NEWS

Loading...

Isyu Dugaan Kapolres Metro Bekasi Yang Berada Dalam Pusaran Kasus Korupsi MBG, Sekjen LP-KPK Kabupaten Bekasi Angkat Bicara.

Redaksi Justisi.id
Sabtu, Juni 13, 2026, Juni 13, 2026 WIB Last Updated 2026-06-13T04:27:32Z
'Advertisement'ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Justisi.id || Kabupaten Bekasi _ Hangatnya perbincangan publik pada saat ini karena dikejutkan dengan adanya isyu terkait dugaan yang menyeret nama KombesPol Sumarni, SH., MH., sebagai Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Metro Bekasi di pusaran korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga kini menjadi sorotan serius sejumlah Aktifis dan LSM di kabupaten Bekasi. 


Menyikapi hal tersebut, Andri, Selaku Sekjen Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Kabupaten Bekasi angkat bicara, dirinya menilai bahwa sosok KombesPol Sumarni adalah sosok pemimpin yang baik, tegas, arif bijaksana dan bermasyarakat, dan jiwa sosialnyapun tak diragukan lagi, selama Beliau menjabat Kapolres Metro Bekasi. Sabtu (13/06/2026). 


"Saya sebagai sekjen LP- KPK. (Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) Kabupaten Bekasi, menyatakan sikap dan menilai bahwa KombesPol Sumarni SH., MH. Yang pada saat ini menjabat sebagai
Kapolres
Metro Bekasi, adalah sosok pemimpin yang baik, tegas, arif, bijaksana dan bermasyarakat. jiwa sosialnya sangat tidak diragukan lagi dalam menjalin hubungan terhadap kalangan intitusi maupun apa lagi di bidang kemasyarakatan di kabupaten Bekasi ini, saya dan masyarakat kabupaten Bekasi khususnya, sangat bangga dan antusias mendukung kepemimpinan beliau, dan adapun maraknya isu yang beredar atau pemberitaan yang melibatkan namanya pada pusaran kasus MBG/BGN.
Itu perlu diklasifikasi demi untuk penegakan hukum". Ujarnya. 


Tak cukup hanya disitu LP-KPK kabupaten Bekasi pun akan selalu intens dalam mengikuti perkembangan informasi dugaan kasus tersebut, guna mengetahui secara lebih dalam dan akurat. 


"Ya Kami pun bersama LP-KPK Kabupaten Bekasi akan selalu intens mengikuti perkembangan selanjutnya terkait dugaan kasus korupsi ini, supaya dapat mengetahui lebih dalam dan akurat" Pungkasnya. 


(AS Roni)
Komentar

Tampilkan

Terkini

NASIONAL

+